Bidal

Bidal adalah jenis puisi lama dalam bentuk peribahasa dalam sastra Melayu lama yang kebanyakan berisi sindiran, peringatan, nasehat, dan sejenisnya. Bidal merupakan jenis peribahasa yang memiliki arti lugas, irama dan rima, sehingga bisa digolongkan ke dalam jenis puisi. 

Bidal dibagi menjadi beberapa kategori : 
  1. Ungkapan yaitu kiasan tentang keadaan atau kelakauan yang dinyatakan dengan sepatah atau beberapa patah kata. 
  2. Peribahasa yaitu kalimat yang menggunakan pembanding untuk melukiskan sesuatu. 
  3. Tamsil, yaitu seperti perumpamaan tetapi dikuti bagian kalimat yang menjelaskan. 
  4. Ibarat, yaitu seperti perumpamaan dan tamsil tetapi diikuti bagian yang menjelaskan yang berisi perbandingan dengan alam. 
  5. Pepatah, yaitu kiasan tetap yang dinyatakan dalam kalimat selesai. 
  6. Pemeo, yaitu ucapan yang terkenal dan diulang-ulang, berfungsi sebagai semboyan atau pemacu semangat.
Contoh bidal adalah: 
  • Bagai kerakap di atas batu, hidup segan mati tak mau 
  • Ada ubi ada talas, ada budi ada balas
Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Bidal


Bidal adalah kalimat singkat yang mengandung pengertian dalam bentuk kiasan.Bidal termasuk puisi sebab mempunyai gerak lagu ,lagu atau irama.Ada beberapa jenis Bidal,tergantung dari segi tinjauannya.

1. Berdasarkan Asal Kejadiannya
  1. Bidal dari lingkungan petani.
    contoh : Pagar makan tanaman (Orang yang dipercaya menjaga sesuatu justeru merusak yang dijaganya.
  2. Bidal dari lingkungan Rumah Tangga.
    contoh: Besar pasak daripada tiang ,(besar pengeluaran daripada penghasilan).
  3. Bidal dari lingkungan nelayan.
    contoh : Ombak yang kecil jangan diabaikan (Hal-hal yang kecil jangan disepelekan).
  4. Bidal di lingkungan guru dan Ulama.
    contoh: Berguru kepalang ajar, bagai bunga kembang tak jadi.(kalau kita hanya setengah-setengah dalam melakukan pekerjaan,tentu tidak akan dapat mencapai hasil yang memuaskan.
  5. Bidal dari lingkangan saudagar atau pedagang.
    Contoh : murah dimulut mahal di timbangan (mudah berjanji tapi tidak mau menepati janjinya.
2. Berdasarkan Jenisnya
  1. Ungkapan Ungkapan adalah kiasan pendek yang terdiri atas dua patah kata.
    contoh : Panjang tangan : suka mengambil barang orang lain
  2. Pepatah Pepatah adalah kiasan yang tepat dan langsung untuk mematahkan cakap orang sehingga lawan berbicara tidak dapat berkilah lagi.
    contoh : Besar pasak daripada tiang (besar pengeluaran daripada penghasilan)
  3. Peribahasa Peribahasa adalah segala bentuk atau cara berbahasa tidak dalam arti sebenarnya. contoh : masuk tak genap keluar tak ganjil (orang yang tidak dihargai dalam masyarakat).
  4. Perumpamaan Perumpamaan adalah kalimat yang membandingkan keadaan yang sebenarnya dengan keadaan lain yang ada di alam.Biasanya dimulai dengan kata; seperti,umpama,laksana,bagai, sepantun atau bak.
    contoh : bagai air di daun talas ( orang yang tidak tetap pendiriannya)
  5. Ibarat Ibarat adalah perumpamaan yang lebih tegas daripada perumpamaan biasa karena diberi penjelasan lebih lanjut.
    contoh : Bagai kerakap tumbuh di batu,hidup segan mati tak mau (orang yang hidupnya sangat merana.
  6. f.Tamsil Tamsil adalah kiasan yang bersajak dan berirama. contoh : Tua –tua keladi makin tua makin jadi (orang yang makin tua usianya,makin berbuat seperti anak muda.
  7. Kata-kata arif
    Kata-kata arif adalah ucapan yang berupa kiasan yang mengandung kebijaksanaan.
    contoh : sedia payung sebelum hujan (berjaga-jaga dahulu sebelum terjadi sesuatu yang kurang baik).
  8. Pemeo
    Pemeo adalah kalimat pendek yang pada mulanya hanya diucapkan oleh seseorang saja.Tapi pada suatu waktu ditiru oleh orang banyak.
    contoh : maju terus pantang mundur
    sekali merdeka tetap merdeka
Sumber:
http://id.shvoong.com/books/poetry/2295865-pengertian-bidal-puisi-lama-jenis/#ixzz2ThISL98m

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar